Kolaborasi Stakeholder Menuju Indonesia Bebas TB 2050 (Studi Kasus tentang penanganan TB Resisten Obat DI RSUD dr. Soetomo Surabaya)

Ani Herna Sari

Sari


Penyakit TBC merupakan penyakit menular yang penularannya sangat gampang yaitu melalui udara. Saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor tiga dunia terhadap beban TB. Olehkarena itu penelitian ini akan membahas tentang siapa saja stakeholder terkait program menuju Indonesia bebas TB 2050, dan bagaimana kolaborasi antar stakeholder menuju Indonesia bebas TB 2050. Metode penelitian menggunakan teknik kualitatif yang disebut FGD (Fokus Group Discussion) atau bisa juga disebut dengan diskusi kelompok terarah dan akan mengundang 16 responden dari stakeholder terkait. Lokasi penelitian berada di RSUD Soetomo Surabaya. Hasil dari FGD menyebutkan bahwa kolaborasi stakeholder yang terjalin pada program bebas TB 2050 masih belum maksimal. Stakeholder kunci yang terdiri dari Pemerintah, Swasta, keluarga dan pasien.Stakeholder yang kurang aktif untuk melakukan kolaborasi adalah pasien, yang harus meminum obatnya setiap hari. Efek samping yang beragam mulai dari yang biasa sampai dengan permanen yaitu gigi keropos dan tuli. Saran yang dapat diberikan adalah memberikan kesempatan kepada survivor pasien agar bisa menjadi role model bagi pasien – pasien yang masih dalam pengobatan. Memberikan wadah bagi pasien dan survivor pasien untuk bisa saling bertukar pendapat dan pengalaman seputar meminum obat.

 

Kata kunci : Kolaborasi Stakeholder, TBC, survivor, pemberdayaan


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.