Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Pada PT. AHASS KENCANASARI II SURABAYA Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard

Manik Ayu Titisari

Sari


Pengukuran kinerja merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompleks dengan menggunakan Balanced Scorecard sebagai salah satu metode pengukuran kinerja yang dapat menilai kinerja perusahaan secara akurat dan menyeluruh dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.

Sistem pengukuran kinerja yang selama ini diterapkan di seluruh divisi oleh AHASS Kencanasari II Surabaya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Perorangan yang memberikan jasa pelayanan di bidang perawatan (maintenance) adalah dengan menekankan pada aspek keuangan berdasarkan pendapatan tiap divisi setiap bulan  dihitung secara global per tahun, sehingga hasil yang diperoleh tidak maksimal dan belum merepresentasikan kinerja perusahaan, karena tiap divisi memiliki visi, misi, dan strategi yang berbeda. Sedangkan sistem pengukuran kinerja yang baik adalah sistem yang menjabarkan visi, misi, dan strategi serta mampu memperlihatkan kinerja dari aktivitas perusahaan secara keseluruhan.

Dari hasil analisa kinerja AHASS Kencanasari II Surabaya tahun 2007-2012 untuk tiap perspektif sebagai berikut : Perspektif Finansial sebesar 2,333, Perspektif Pelanggan sebesar 1,168, Perspektif Proses Bisnis Internal sebesar 1,134 dan Perspektif  Belajar dan Tumbuh sebesar 8,808. Dengan demikian, kinerja AHASS Kencanasari II Surabaya secara keseluruhan cukup baik dengan nilai kinerja sebesar 5,443.

 

Kata Kunci : Sistem Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard, Perspektif


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.